Halaman

Waktu menunjukkan

Pencarian

Jumat, 28 Oktober 2011

Aula MULO Tinggal Kenangan

Aula SMP 1
courtesy Franky Prianto
Kaget dan kecewa. Itu perasaan saya setelah melihat foto aula baru SMP 1 Magelang. Berubah total dari yang pernah saya lihat ketika bersekolah di sana. Bangunan lama terlihat antik dan gagah, sedangkan bangunan baru tampak kotak begitu saja dan terdiri dari 2 lantai.

Peta MULO Magelang
Yah ... mungkin kita kecolongan lagi. Setelah bangunan bangsal RSU hilang, bioskop Kresna dalam tahap pembongkaran, dan sekarang aula lama SMP 1 Magelang tinggal kenangan. Memang, di daftar yang dikeluarkan Disporabudpar Kota Magelang, SMP 1 atau eks MULO memang masuk ke dalam daftar bangunan bersejarah. Sayangnya tidak dirinci bangunan mana saja yang menjadi bangunan bersejarah. Padahal, di peta berangka tahun 1923, bangunan tersebut telah masuk dalam gambar.

Semoga saja ini menjadi yang terakhir ... dan kita tidak kehilangan bangunan bersejarah lagi.

Selasa, 18 Oktober 2011

Jalur Sepeda Hilang?

Jalur Sepeda
Bagi kaum pesepeda, gambar berikut mungkin jadi impian. Ya, Pemerintah Kota Magelang telah menyediakan jalur sepeda, yang terpisah dengan jalur cepat. Pada gambar yang diambil tahun 2009, jalur sepeda memiliki lebar sekitar 3 meter dan dipakai untuk dua arah. Mungkin jalur semacam ini hanya tersedia di beberapa kota saja. Bahkan, Jakarta saja masih mimpi membuat jalur sepeda seperti ini.

Tetapi, apa yang terjadi sekarang? Pemerintah kota Magelang mulai menata jalur sepeda. Entah ini ide dari mana, penataan yang ada malah akan mencampurkan jalur pejalan kaki dengan jalur sepeda yang telah ada sebelumnya. Penataan ini satu paket dengan penataan pedagang kaki lima yang berdagang di sepanjang Jl. Pemuda Magelang.

Sabtu, 03 September 2011

Turangga Tinitihan Sesekaring Bawono #2

Akhirnya tulisan "Turonggo Seto Titiane Sesekaring Bawono" pada patung Diponegoro di alun-alun Magelang dihapus juga. Entahlah, tulisannya akan dikembalikan ke tulisan aslinya atau tidak. Semoga pemerintah kota Magelang tidak melupakan sejarah dengan mengembalikan tulisan di kaki patung ini seperti semula, "Turangga Tinitihan Sesekaring Bawono"

Sabtu, 18 Juni 2011

Trans Studio ... Selamat Bersenang-senang ....

Akhirnya, semalam, 170611, Trans Studio yang berlokasi di kompleks Bandung Supermal (BSM) resmi dibuka. Arena hiburan indoor (yang katanya) terbesar di dunia, dipastikan akan menambah beban Jl. Gatot Subroto. Menurut kabar yang beredar, tiket masuk per pengunjung di hari Senin sampai Jumat sebesar Rp 150.000,00 dan Rp. 200.000,00 di hari libur. Mahalkah? Jawabnya relatif. Mahal bagi saya, belum tentu mahal bagi anda.

Kamis, 02 Juni 2011

International Reply Coupon

Tampak depan IRC
Sekitar tahun 2003, aku dikirimi beberapa lembar IRC oleh Radio Korea International. Harapan mereka, dengan IRC ini aku dapat mengirimkan laporan penerimaan langsung ke Korea.

Sayangnya, harapan tinggal harapan. Ketika akan menggunakan IRC ini di kantor pos Magelang, ternyata otoritas pos menolaknya. Begitu juga ketika mencoba menggunakan di kantor pos Mampang. 


Turangga Tinitihan Sesekaring Bawono

Patung Diponegoro
(koleksi pribadi)
Bagi yang pernah tinggal di Magelang, ataupun memiliki kenangan dengan kota Magelang hampir semua tahu tetenger kota yang satu ini. Patung Pangeran Diponegoro di alun-alun kota Magelang. Tetapi seberapa banyak yang memperhatikan tulisan di landasan patung tersebut?

Foto di samping adalah foto yang diambil sebelum tahun 1983. Di kaki patung tersebut bertuliskan "Turonggo Tinitihan Sesekaring Bawono". Apabila tulisan tersebut diartikan letterlijk berarti kuda yang dinaiki bunga bangsa.

Apakah tulisan tersebut hanya bermakna seperti itu saja? Ternyata jauh lebih dalam artinya. Tulisan tersebut adalah sengkala, yang memiliki makna yang dalam. Sengkala ini dijadikan penanda kapan patung ini didirikan. Sengkala yang dipakai adalah surya sengkala, yang didasarkan pada kalender matahari

"Catatan Akhir Sekolah" dan "Dumb and Dumberer: When Harry Met Lloyd"


Tiap kali nonton "Catatan Akhir Sekolah" selalu teringat pada "Dumb and Dumberer: When Harry Met Lloyd". Entah kenapa, merasa 2 film itu punya kemiripan ending, membongkar kecurangan di sekolah secara tidak sengaja tentunya.

Di "Catatan Akhir Sekolah", kecurangan Boris selaku kepala sekolah terbongkar ketika handycam yang disita Boris secara tidak sengaja berada posisi "rec". Secara tidak langsung, kecurangan Boris dalam pengelolaan sekolah terekam dalam handycam tersebut. Dan kecurangan tersebut terekspos saat prom night di sekolah.


Rabu, 13 April 2011

Trans Studio dan Halte Cibangkong

Beberapa waktu lalu, di sepanjang jalan Gatot Subroto mulai dari perempatan Pelajar Pejuang hingga BSM dipasang beberapa banner tentang pembukaan Trans Studio, yang dijadwalkan sekitar Juni mendatang. Memang, Trans Studio yang berlokasi di kompleks BSM ini bakal menjadi salah satu tempat hiburan baru yang berada di dalam kota Bandung.

Kamis, 24 Maret 2011

Tipu Tipu Part 6

Belum ada dua minggu jadi calon korban penipuan lewat handphone, pagi ini menjadi calon korban lagi. Kali ini giliran Telkomsel yang katanya semalam mengadakan undian dan hasilnya disiarkan di TV semalam. Usaha pengelabuan yang bagus, karena aku ga pernah nonton TV. Nomor yang menghubungiku, +6282180987689 mengaku dari Telkomsel Jakarta yang lagi-lagi katanya dia yang bertanggung jawab untuk pengiriman hadiahnya.

Kamis, 17 Maret 2011

Pulau-pulau Bompa dan Sondonesia

Carriedas-160 menjelang mendarat di Pulau-pulau Bompa

Buat penggemar petualangan Tintin pasti tahu kalau Tintin pernah menginjakkan kaki di Indonesia. Di album Flight 714 memang diceritakan Tintin, Profesor Calculus, Kapten Haddock dan Snowy sempat transit di Kemayoran (waktu itu masih aktif) dalam perjalanannya menuju Sydney untuk mengikuti kongres Astronotika Internasional di Sydney. Di Kemayoran, mereka bertemu milyuner Lazslo Carriedas. Singkat cerita, mereka beralih dari maskapai Qantas penerbangan 714 ke pesawat pribadi milik Carriedas. Mereka mengalami petualangan di dekat Indonesia, tepatnya di Pulau-pulau Bompa, wilayah Sondonesia

Minggu, 13 Maret 2011

Tipu Tipu Part 5

Saat istirahat menjelang pulang pas trekking ke Soreang, tiba-tiba ada yang telepon. Si penelepon menggunakan nomor +6285780724169. Nomer yang nggak kukenal, tapi baiklah kuangkat. Siapa tahu memang ada urusan penting.

Rabu, 09 Maret 2011

Kita Putus ....

"Dear Tommy, sejak malam ini kita putus hubungan. Hampir dua tahun kita bersama, banyak masa-masa indah maupun masa-masa kelam yang kita lalui bersama. Sayang sekali, hubungan kita cukup sampai di sini. Suka tidak suka, terhitung malam ini, kita harus menjalani hidup kita sendiri-sendiri. Memang berat ... tapi inilah kehidupan. Semoga engkau mendapatkan pengganti diriku ...."

Rabu, 23 Februari 2011

Autis #2

Berawal dari info dari Heny, kalau sore ini trending topic di Twitter kembali tidak bermutu. Trending topic sore ini "COWO AUTIS". Dan saya sangat yakin kalau ini hanya lucu-lucuan saja awalnya. Sayangnya, ini sama sekali tidak lucu. 

Tepat dugaanku, ternyata berawal dari akun cumanNANYA yang menanyakan pilihan COWO AUTIS / IDIOT. Dari sinilah COWO AUTIS melejit di twitter. Boleh dibilang ini kebodohan dari penanya pertama maupun mereka yang di belakang akun cumanNANYA karena kicauannya ditweet ulang oleh bot. Penggunaan kata autis yang tidak pada tempatnya hanya melukai pengidap autis dan lingkungan terdekat mereka.

Minggu, 06 Februari 2011

Ironis

Ironis, inilah kata yang pertama kali keluar ketika membaca berita dari sebuah portal berita. Sekelompok mahasiswa Indonesia berunjuk rasa menuntut Hosni Mubarak untuk turun dari jabatannya. Mereka berdalih pemerintahan Mubarak terlalu diintervensi asing. Konyol. Mereka, yang notabene orang asing bagi pemerintah Mesir, menuntut pemerintah yang berkuasa saat ini turun karena adanya intervensi asing. Bukankah demo atau apapun namanya itu suatu bentuk intervensi asing juga?

Minggu, 30 Januari 2011

Kereta dan Gerbong Kosong di Ujung Rangkaian

Pasca PLH yang KA Mutiara Selatan dan KA Kutojaya Selatan di stasiun Langen tanggal 28 Januari 2011 silam, terbit instruksi yang terasa cukup aneh dari pengelola kereta api di negeri ini. Perintah itu adalah mengosongkan kereta paling depan setelah lokomotif dan kereta paling belakang dari penumpang. Mungkin pemikiran beliau-beliau adalah menghindari jatuhnya korban jiwa, kalau-kalau terjadi PLH lagi karena adu kambing maupun diseruduk. Beliau-beliau mungkin berpendapat kereta terdepan dan kereta paling belakang akan menjadi the rolling coffin karena efek tumbukan langsung maupun efek teleskopik karena besi beradu dengan besi.